Posted in morosophia, soliloquy on Mar 10th, 2010
sebenarnya mana yg lebih mengerikan, manusia bisa mati atau manusia tdk bisa mati? menurut saya, manusia tdk bisa mati. hari ini mereka yg takut mati sebenarnya takut karena ketidaktahuan what’s gonna happen after death. tapi bagi mereka yg tak peduli dng itu, mati adalah kesenangan. berarti selesai sudah semua penderitaan dunia. tapi bagaimana dng org [...]
Read Full Post »
saya menemukan spiritual diagnostic questions di bawah ini berguna untuk menolong saya menemukan berhala-berhala saya.
Apa mimpi terburuk saya? Apa yang paling saya khawatirkan?
What is my greatest nightmare? What do I worry about most?
Jika saya gagal atau kehilangan sesuatu, apa yang membuat saya merasa tak ingin hidup lagi? Apa yang membuat saya melanjutkan hidup?
What, [...]
Read Full Post »
Posted in asal, church, irect, morosophia, pastoral on Oct 26th, 2009
Kemarin pagi saya berkesempatan untuk memimpin perjamuan kudus. Maklumlah ini pertama kali bagi saya semenjak ditahbiskan, jadi masih rada kaku. Tapi saya bersyukur semua dapat berjalan dengan lancar dan cukup khusyuk.
Saya teringat kira-kira satu minggu sebelumnya saya dan para pengurus sudah mulai mendiskusikan apa saja yang perlu dipersiapkan. Lalu kami tiba pada sebuah pertanyaan teknis [...]
Read Full Post »
Posted in asal, church, morosophia on Aug 3rd, 2009
Selama ini saya mengira bahwa preman hanya bisa dijumpai di inner city, daerah-daerah gelap, atau penjara-penjara. Setidaknya itu image yang terbentuk pada saya. Tapi saya keliru. Para preman ternyata juga suka ngumpul di rumah-rumah ibadah. Penginjil Lukas pernah mencatat hal itu. Coba Anda baca buku Kisah Para Rasul 6:9. Di sana ada kelompok orang yang [...]
Read Full Post »
Posted in everydayness, morosophia on Mar 10th, 2009
Dulu waktu gw masih di bangku SMP, ada guru namanya Ibu T yang sebentar-sebentar mendahak. Shroottt, lalu, ciuh… Untunglah ciuhnya di luar sana, di tong sampah. Tapi tetap aja nariknya itu di depan kita-kita. Gw mikir ini guru kok nggak malu-malu yak. Apa sebelumnya pernah merasa malu, tapi karena udah keseringan, maka malu pun sirna? [...]
Read Full Post »
Posted in fun, irect, morosophia, prayer on Feb 24th, 2009
Seorang tentara yang baru direkrut suatu hari diberikan tugas jaga pada pukul 2 pagi. Untuk sementara ia berhasil melaksanakan tugas dengan baik, tapi kira-kira 2 jam kemudian ia terlelap. Ketika ia terjaga, seorang pengawas telah berdiri tegap di hadapannya.
Menyadari betapa berat penalti bagi petugas jaga yang tertidur, pemuda cerdik ini tetap menundukkan kepalanya beberapa saat [...]
Read Full Post »
Posted in imagination, morosophia, power on Jan 9th, 2009
Power berada di mana-mana. Power struggle dapat kita jumpai dalam setiap relasi antarpribadi. Antara suami-istri, antara ortu-anak, antara guru-murid, antara bos-karyawan, antara pendeta-anggota jemaat yang dilayaninya. Mestinya kita tidak perlu khawatir atau takut akan power. Karena power memang diperlukan dalam kehidupan ini. Sejauh power dipakai dengan arif bijaksana, bukan buat membelenggu orang lain, bukan buat [...]
Read Full Post »
Posted in fyi, morosophia on Jan 6th, 2009
What is the hopeful person like? Here is an illustration from Dr. Capps. I found it hopeful… I mean, helpful.
If the optimist says the glass is half full,
the pessimist says the glass is half empty,
and the rationalist says the glass is too large.
the hopeful person says, “let’s pray that there will be water, and let’s [...]
Read Full Post »
kalau hari lagi buram, hati lagi kesel, tuhan selalu punya cara untuk membuat saya tersenyum.
anak pertama saya aggie, sekarang berumur 4 tahun, pada suatu hari bilang begini… oh ya, sebelumnya, saya memberitahukan dia bahwa we’ll need to move out soon. lalu ia menjawab, “no, ini kan rumah jesus, aggie nggak mau pindah.” memang dahulu saya [...]
Read Full Post »
Disampaikan oleh Brian Walsh pada Wine Before Breakfast, 9 Desember 2008.
Lukas 9:18-27
Adven adalah tentang sebuah kedatangan, dan sebuah kerinduan akan kedatangan itu.
Kedatangan Mesias.
Dan ketika gereja cenderung berfokus pada permulaan dari kedatangan itu – realisasi dari janji itu, pemenuhan atas kerinduan itu, dalam peristiwa-peristiwa ajaib seputar kelahiran Yesus – pengharapan Israel akan Adven difokuskan pada akhir [...]
Read Full Post »
Minggu Kedua Adven
Yesaya 1.10-20; Lukas 20.1-8
Bahkan sekalipun kamu berkali-kali berdoa, Aku tidak akan mendengarkannya, sebab tanganmu penuh dengan darah.
- Yesaya 1.15
Tidak ada masalah identitas di Yerusalem. Orang-orang ini tahu siapa mereka dan apa yang mereka lakukan. Mereka adalah umat perjanjian Yahweh dan mereka tahu bahwa cara untuk menjaga kehidupan dalam perjanjian tetap aman adalah dengan [...]
Read Full Post »
terjemahan atas buku advent of justice karya brian walsh, dkk. ini saya buat ketika masih di indonesia, jadi sekitar 5 tahun yang lalu. sedianya saya berharap buku ini bisa saya terjemahkan seutuhnya dan kemudian diterbitkan, namun sayang cita-cita itu belum kesampaian. saya keburu sibuk dengan urusan-urusan lain. dan bukunya juga tak saya bawa waktu terbang [...]
Read Full Post »
Posted in morosophia, pastoral on Dec 2nd, 2008
Kata orang kehidupan pendeta atau hamba Tuhan itu serba baik, mungkin hampir sempurna. Atau paling tidak berada di atas rata-rata. Namanya juga hamba Tuhan, ya kan? Di sini saya coba mendaftar apa saja ‘kata orang’ mengenai kehidupan pendeta atau hamba Tuhan itu. Komentar saya ada di bawahnya.
1. Pendeta itu wise.
Jika bijaksana yang Anda mengerti adalah [...]
Read Full Post »
bulan november tahun ini telah ditetapkan menjadi bulan misi bagi irect. pada hari minggu yang baru lalu saya memilih untuk mengotbahkan topic social justice. jika anda tertarik ingin tahu, kotbah saya bisa didengar lagi di website irect. sayangnya presentasi dari ratanak foundation tak bisa direkam. nah, sajak sebatang lisong dari rendra ini, menurut saya, memberi [...]
Read Full Post »
Posted in derrida, morosophia, soliloquy on Aug 5th, 2008
ketika istri beserta anak-anakku pergi ke us mengunjungi kakak dan adiknya, tinggallah aku sendirian di apartment. hari-hari terasa sepi. biasanya suara kanak-kanak ramai mengisi ruang-ruang kamar, dapur, dan ruang tamu, sekarang hanya suara tivi. mau makan, tapi malas; mau pergi ke luar, segan. untunglah aku tidak sampai malas mandi. suatu [...]
Read Full Post »