Posted in morosophia, soliloquy on Mar 10th, 2010
sebenarnya mana yg lebih mengerikan, manusia bisa mati atau manusia tdk bisa mati? menurut saya, manusia tdk bisa mati. hari ini mereka yg takut mati sebenarnya takut karena ketidaktahuan what’s gonna happen after death. tapi bagi mereka yg tak peduli dng itu, mati adalah kesenangan. berarti selesai sudah semua penderitaan dunia. tapi bagaimana dng org [...]
Read Full Post »
Posted in leadership, soliloquy on Feb 17th, 2010
Why do your followers find it so hard to understand you, leader? I don’t think it’s because you aren’t able to talk well - most of you are good at talking. I think it’s because you talk only. As a leader you aren’t only expected to talk well, but also to listen well, to have [...]
Read Full Post »
Posted in sastra, soliloquy on Mar 4th, 2009
Kucari gambar hati di langit yang pernah kuukir dulu. Ah, kau masih juga di sana.
Read Full Post »
Posted in sastra, soliloquy on Mar 2nd, 2009
Pernah terjadi di salah satu hari di musim panas tahun lalu, buku-buku dalam rak bukuku melakukan protes. Mereka tak mau lagi diambil lebih-lebih dibaca. Ada yang selalu menghindar ketika mau ditarik. Ada juga yang sengaja menjatuhkan diri ke lantai. Untuk mencari jalan keluar, aku menawarkan jalur dialog. Pakai teknik mendengarkan dan empati yang pernah kupelajari [...]
Read Full Post »
Posted in art, fun, imagination, sastra, soliloquy on Jan 20th, 2009
Putriku duduk tegak di kursi lab
Menunggu jarum suntik menembus kulitnya
Akhirnya, cus… darahnya mengalir masuk ke botol
Oh, my dear, she is smiling, kata penyedot darah itu.
Aku bertanya:
Kok kamu senyum-senyum sih, emang nggak sakit?
Nggak tuh.
Lalu ia menggigit jari manisnya sendiri
Mengunyahnya seperti sedang makan permen karet
Hingga tinggal separuh, Ia masih saja senyum-senyum.
Read Full Post »
Posted in art, fun, imagination, sastra, soliloquy on Jan 20th, 2009
Langit membangunkannya dari tidur
Saat itu langit begitu putih bagai selembar kertas
Tak lupa ia memungut pinsil dari bawah meja belajarnya
Untuk menggoreskan gambar hati di sana
Itulah sebabnya sampai hari ini ada gambar hati di langit
Read Full Post »
Posted in art, fun, imagination, sastra, soliloquy on Jan 12th, 2009
I
Masih segar di ingatanku suasana kebaktian minggu. Aku pun mencoba mengarang dalam ‘satu tarikan nafas kreatif,’ meminjam ungkapan kawan Agus Noor. Inilah hasilnya.
Pengunjung Gereja
Lelaki culun itu duduk di kursi paling pinggir baris ketiga dari depan. Tertunduk saja seperti sedang membaca sesuatu. Namun setiap kali pengkotbah itu membuka mulutnya menebar kata-kata, ia menangis, dan air matanya [...]
Read Full Post »
kalau hari lagi buram, hati lagi kesel, tuhan selalu punya cara untuk membuat saya tersenyum.
anak pertama saya aggie, sekarang berumur 4 tahun, pada suatu hari bilang begini… oh ya, sebelumnya, saya memberitahukan dia bahwa we’ll need to move out soon. lalu ia menjawab, “no, ini kan rumah jesus, aggie nggak mau pindah.” memang dahulu saya [...]
Read Full Post »
Posted in fyi, soliloquy on Oct 22nd, 2008
Tadi pagi saya mendapat call dari Shinta – ia sedang berkumpul dengan sanak saudara dan Papa-Mamanya di US – memberitahukan bahwa nenek mertua saya telah tiada. Terus terang saya tak begitu terkejut mendengarnya, sebab saya telah tahu bahwa nenek mertua saya akan pergi setiap saat. Baru kemarin malam saya mendengar kabar bahwa ia dibawa masuk [...]
Read Full Post »
Posted in soliloquy on Sep 8th, 2008
seorang perempuan berambut putih mutiara, barangkali umurnya 90 tahun berdiri di samping seorang bocah cilik, seorang gadis remaja, dan seorang lelaki dewasa. aku berdiri di antara mereka. dengan syukur dan haru kami dan seluruh umat allah bernyanyi happy birthday to irect, diakhiri dengan tepuk tangan meriah. bukan kami yang patut disoraki atau ditepuki tangan. sungguh [...]
Read Full Post »
Posted in soliloquy on Aug 26th, 2008
di hari ulang tahunku, orang suka bertanya berapa umurmu sekarang, atau ulang tahun ke berapa. ada yang berpikir untuk menyanyikan ‘happy birthday to you’ dengan akhiran are you one? are you two? are you three? dengan harapan sampai pada angka tertentu aku kan berkata, ’yes!’ dengan pasti. tapi untunglah hal itu hanya sebuah [...]
Read Full Post »
Posted in derrida, morosophia, soliloquy on Aug 5th, 2008
ketika istri beserta anak-anakku pergi ke us mengunjungi kakak dan adiknya, tinggallah aku sendirian di apartment. hari-hari terasa sepi. biasanya suara kanak-kanak ramai mengisi ruang-ruang kamar, dapur, dan ruang tamu, sekarang hanya suara tivi. mau makan, tapi malas; mau pergi ke luar, segan. untunglah aku tidak sampai malas mandi. suatu [...]
Read Full Post »
Posted in eugene, pastoral, soliloquy on Jul 10th, 2008
eugene peterson ialah seorang pastor sekaligus penyair yang telah berpengalaman menggembala umat selama lebih dari 25 tahun. ia mulai menjadi pastor di sebuah gereja kecil di bel air, maryland, nama gereja itu christ our king presbyterian church. sejak awal ia memutuskan untuk mengabdi di sebuah gereja yang berjumlah tak melebihi kemampuannya mengingat nama [...]
Read Full Post »
Posted in soliloquy on Apr 8th, 2008
kira-kira seminggu yang lalu aku mendapat kabar bahwa ayahku tergelincir dari langit-langit ketika ia memperbaiki kayu-kayu yang digerogoti oleh rayap. seketika itu juga aku menghubungi ibuku di indonesia. ibuku mengatakan bahwa ia sebenarnya telah mengingatkan dia agar tidak memperbaikinya sendiri, ia sudah tua, dan ibuku takut kalau ia terjatuh. tapi ia berkukuh mengerjakannya tanpa bantuan [...]
Read Full Post »
Posted in soliloquy on Dec 31st, 2007
1.
hari ini di gerejaku diadakan acara talent show. anak-anak, remaja, pemuda, dewasa hingga orang tua ikut meramaikan acara dengan mengekspresikan bakat seni mereka di depan khalayak. ada yang menggunakan piano, flute, biola; ada yang menyanyi saja; ada pula yang membaca puisi. macam-macam deh. meriah, sanctuary glenbrook presbyterian church penuh dengan sorak-sorai dan tepuk tangan. berhubung [...]
Read Full Post »